Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru Pendidikan Agama Islam dalam membina akhlak Islami sebagai upaya mencegah perilaku bullying pada peserta didik. Fenomena bullying yang masih ditemukan di lingkungan sekolah menunjukkan pentingnya penguatan pendidikan karakter melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi terhadap guru Pendidikan Agama Islam, kepala sekolah, serta peserta didik. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Pendidikan Agama Islam berperan penting dalam membina akhlak Islami melalui keteladanan, pembiasaan ibadah, pemberian nasihat, penguatan budaya religius sekolah, dan pendampingan peserta didik. Strategi tersebut terbukti mampu menumbuhkan sikap empati, tanggung jawab, saling menghormati, serta mengurangi kecenderungan perilaku bullying. Keberhasilan pembinaan dipengaruhi oleh sinergi antara guru, sekolah, dan keluarga, sedangkan pengaruh lingkungan sosial serta media digital masih menjadi tantangan dalam proses pembentukan karakter. Penelitian ini menegaskan bahwa pembinaan akhlak Islami merupakan strategi preventif yang efektif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, religius, dan berkarakter
Copyrights © 2026