Pendekatan etnomatematika menekankan keterkaitan antara konsep matematika dan budaya lokal sebagai konteks pembelajaran yang bermakna. Sejalan dengan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur-unsur etnomatematika yang terdapat pada Situs Makam Keramat Sadang di Dusun Ngembag, Desa Gabusan, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, yang secara fisik memiliki berbagai unsur bangunan tradisional dengan keteraturan bentuk. Situs ini memuat konsep geometri bangun datar seperti persegi, persegi panjang, jajar genjang, belah ketupat, dan trapesium yang relevan untuk materi keliling dan luas bangun datar di Sekolah Dasar kelas IV. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur-unsur etnomatematika yang terdapat pada Situs Makam Keramat Sadang di Dusun Ngembag, Desa Gabusan, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, serta mengkaji potensinya sebagai sumber belajar matematika di Sekolah Dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi melalui observasi, wawancara, eksplorasi lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Situs Makam Keramat Sadang mengandung berbagai konsep geometri, khususnya bangun datar seperti persegi, persegi panjang, jajar genjang, belah ketupat, dan trapesium. Konsep-konsep tersebut kemudian dikontekstualisasikan ke dalam modul etnomatematika yang dapat membantu siswa memahami materi luas bangun datar secara konkret. Temuan ini menunjukkan bahwa etnomatematika berbasis situs budaya lokal berpotensi meningkatkan pemahaman konseptual siswa, motivasi belajar, serta mendukung implementasi Kurikulum Merdeka.
Copyrights © 2026