Sistem pertanian konvensional yang bergantung pada penggunaan input kimia secara berlebihan berpotensi menurunkan kualitas lingkungan dan mengancam keberlanjutan produksi pertanian. Pertanian organik menjadi salah satu alternatif yang lebih ramah lingkungan, namun penerapannya masih menghadapi berbagai kendala, terutama keterbatasan ketersediaan pupuk hayati yang dapat diproduksi secara mandiri oleh pelaku usaha tani. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kapasitas Batulaya Farm sebagai sentra pertanian organik dan agrowisata edukatif melalui pelatihan dan pendampingan pembuatan pupuk hayati cair berbasis bahan organik lokal. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pelatihan, praktik langsung pembuatan pupuk hayati cair, serta evaluasi kegiatan. Kegiatan dilaksanakan secara luring di Batulaya Farm, Kabupaten Polewali Mandar, dengan melibatkan pengelola, masyarakat, dosen, dan mahasiswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra terkait prinsip dasar mikrobiologi tanah, formulasi, serta aplikasi pupuk hayati cair. Mitra juga mampu memproduksi pupuk hayati cair secara mandiri dengan karakteristik fermentasi yang stabil dan siap diaplikasikan pada sistem pertanian organik maupun hidroponik. Kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan kemandirian mitra, mendukung keberlanjutan pertanian organik, serta memperkuat peran Batulaya Farm sebagai pusat edukasi pertanian berbasis bioteknologi.
Copyrights © 2026