Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya
Vol. 2 No. 3 (2026): JUNI-SEPTEMBER

Tahrif al-Ma'na dalam Serial Bidaah: Analisis Hadis-Hadis Pernikahan terhadap Praktik Nikah Batin

Karunia Rizki Ma’arif Amin (Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
21 Jun 2026

Abstract

Penelitian ini menganalisis representasi pernikahan dalam serial drama "Bidaah" (2025) dari perspektif hukum Islam dan fenomena manipulasi agama. Praktik "nikah batin" yang digambarkan dalam serial menjadi perhatian utama karena bertentangan dengan konsep pernikahan dalam Islam. Tujuan penelitian adalah menganalisis representasi pernikahan dalam serial "Bidaah" dari perspektif hukum Islam serta mengeksplorasi fenomena manipulasi agama yang digambarkan dalam serial tersebut. Metode kualitatif deskriptif digunakan untuk menganalisis konten serial, melakukan kajian literatur komprehensif, dan menganalisis respons publik terhadap serial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik "nikah batin" yang dilakukan oleh tokoh Walid Muhammad bertentangan dengan rukun nikah dalam Islam karena mengabaikan kehadiran wali nikah, dua saksi yang adil, dan ijab kabul yang jelas. Serial ini berhasil menggambarkan bagaimana teks-teks keagamaan ditransformasikan dan dimanipulasi untuk melegitimasi praktik yang menyimpang dan memfasilitasi eksploitasi perempuan. Respons publik terhadap serial ini menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat tentang bahaya manipulasi agama. Dapat disimpulkan bahwa serial "Bidaah" tidak hanya berfungsi sebagai karya fiksi, tetapi juga sebagai medium pendidikan informal tentang bahaya manipulasi agama dan pentingnya pemahaman yang benar terhadap ajaran Islam.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

sujud

Publisher

Subject

Religion Humanities Decision Sciences, Operations Research & Management Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Sujud dimaknai sebagai tindakan menundukkan diri dengan meletakkan dahi ke tanah sebagai bentuk penghormatan, kepatuhan, atau kerendahan hati kepada Yang Maha Esa. Sujud menjadi simbol spiritualitas, kesetaraan sosial, dan nilai budaya yang luhur, menyatukan aspek religius dengan nilai-nilai ...