Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya
Vol. 2 No. 3 (2026): JUNI-SEPTEMBER

Konsep Keesaan Tuhan pada Lirik Lagu “Satu” Dewa 19

Salma Deria Putri (UIN Sunan Gunung Djati Bandung)
Ochy Caramoy (UIN Sunan Gunung Djati Bandung)
Ghiffia Diandra Syahniza Haryanto (UIN Sunan Gunung Djati Bandung)
Muhammad Naufal (UIN Sunan Gunung Djati Bandung)
Dadan Firdaus (UIN Sunan Gunung Djati Bandung)



Article Info

Publish Date
25 Jun 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap konsep keesaan Tuhan dalam lirik lagu “Satu” karya Dewa 19 melalui perspektif Akhlak Tasawuf. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan hermeneutika sufistik. Hermeneutika Paul Ricoeur digunakan sebagai kerangka analisis melalui tahapan explanation, interpretation, dan appropriation, sedangkan konsep tauhid haqiqi, fana, dzikir, dan mahabbah digunakan sebagai horizon interpretasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep keesaan Tuhan dalam lirik direpresentasikan melalui pengalaman spiritual yang disampaikan secara simbolik. Verse 1 merepresentasikan tauhid haqiqi dan fana melalui identifikasi diri dengan entitas “-Mu”. Chorus menunjukkan dzikir dan mahabbah melalui pengulangan penyebutan nama dan pemusatan orientasi batin. Sementara itu, Verse 2 menunjukkan relasi tindakan manusia dengan sumber keberadaan. Tahap appropriation menunjukkan bahwa keesaan Tuhan dimaknai sebagai kesadaran spiritual yang membentuk cara manusia memahami diri dan menjalani kehidupan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

sujud

Publisher

Subject

Religion Humanities Decision Sciences, Operations Research & Management Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Sujud dimaknai sebagai tindakan menundukkan diri dengan meletakkan dahi ke tanah sebagai bentuk penghormatan, kepatuhan, atau kerendahan hati kepada Yang Maha Esa. Sujud menjadi simbol spiritualitas, kesetaraan sosial, dan nilai budaya yang luhur, menyatukan aspek religius dengan nilai-nilai ...