Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi putaran engine dan penggunaan beban kelistrikan terhadap tegangan output sistem pengisian sepeda motor. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya kestabilan sistem pengisian dalam menunjang kinerja komponen kelistrikan kendaraan. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif pada sepeda motor Yamaha Mio M3. Pengukuran dilakukan pada variasi putaran 1000 rpm, 3000 rpm, dan 6000 rpm, baik pada kondisi tanpa beban maupun dengan beban kelistrikan berupa lampu, lampu sein, dan klakson. Setiap pengukuran dilakukan sebanyak tiga kali untuk meningkatkan akurasi dan reliabilitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan putaran engine menyebabkan kenaikan tegangan output, yaitu sebesar 13,56 V, 13,96 V, dan 14,16 V. Sebaliknya, penggunaan beban kelistrikan menyebabkan penurunan tegangan output, dengan penurunan terbesar terjadi pada kondisi kombinasi beban. Meskipun demikian, tegangan tetap berada dalam rentang normal (12,4–14,8 V). Dengan demikian, sistem pengisian mampu bekerja secara optimal dan menjaga kestabilan tegangan pada berbagai kondisi operasional.
Copyrights © 2026