Pesatnya perkembangan teknologi informasi menjadikan YouTube sebagai salah satu platform media sosial yang paling digemari oleh anak-anak usia sekolah dasar. Namun, kemudahan akses ini juga membawa risiko paparan informasi palsu atau hoaks yang dapat memengaruhi pola pikir dan perilaku siswa. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi efektif dan keterampilan negosiasi berbasis literasi media bagi siswa-siswi SDIT Salsabila Kota Bekasi dalam menghadapi persebaran hoaks di era digital. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 17 April 2026 oleh tim dari Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya. Metode yang digunakan adalah sosialisasi interaktif melalui presentasi materi yang komunikatif, diskusi dua arah, dan pengenalan jargon "SARING sebelum SHARING". Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai ciri-ciri konten hoaks di YouTube serta pentingnya verifikasi informasi kepada orang tua atau guru sebelum menyebarkannya. Melalui pendekatan komunikasi persuasif, siswa juga dibekali kemampuan negosiasi sederhana untuk mengingatkan rekan sebaya secara santun ketika menemukan informasi yang meragukan. Simpulan dari pengabdian ini adalah edukasi literasi media sejak dini efektif dalam membentuk karakter siswa yang kritis, bijak, dan bertanggung jawab dalam menggunakan media digital.
Copyrights © 2026