Interpretasi dan pelaporan hasil analisis statistik merupakan tahapan penting dalam penelitian kuantitatif karena menentukan validitas argumentasi ilmiah dan kualitas publikasi. Namun, berbagai penelitian Pendidikan Agama Islam (PAI) masih menunjukkan kelemahan dalam menafsirkan hasil uji perbedaan dua kelompok serta menyajikan temuan secara sistematis. Penelitian ini bertujuan menganalisis prinsip-prinsip interpretasi dan pelaporan hasil analisis statistik berbasis uji perbedaan dua kelompok dalam penelitian PAI. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur terhadap buku metodologi, pedoman analisis statistik, dan artikel ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa interpretasi hasil analisis harus didasarkan pada signifikansi statistik yang dipadukan dengan makna substantif, sehingga temuan tidak hanya berorientasi pada nilai statistik tetapi juga pada implikasi pendidikan. Selain itu, pelaporan hasil analisis perlu disusun secara sistematis melalui penyajian statistik deskriptif, pengujian asumsi, hasil uji hipotesis, serta pembahasan yang terintegrasi dengan kerangka teori. Penelitian ini menegaskan bahwa pelaporan statistik yang akurat, transparan, dan kontekstual berkontribusi terhadap peningkatan kualitas metodologis, kredibilitas, dan reproduktibilitas penelitian Pendidikan Agama Islam.
Copyrights © 2026