Rendahnya kemampuan kolaborasi dan hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa sekolah dasar menjadi permasalahan mendesak di era pendidikan abad ke-21. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Google Sites terhadap kemampuan kolaborasi dan hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa kelas V SDIT Anak Sholeh 2 Mataram. Desain penelitian menggunakan quasi-experiment dengan pola pretest-posttest control group design. Sampel berjumlah 58 siswa yang terbagi atas kelas eksperimen (n=29) dan kelas kontrol (n=29). Data kemampuan kolaborasi dikumpulkan melalui lembar observasi berbasis indikator Johnson & Johnson (2009), sedangkan hasil belajar diukur menggunakan tes pilihan ganda berorientasi Higher Order Thinking Skills (HOTS) level C4–C6. Analisis data menggunakan ANCOVA dan MANCOVA berbantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Model Problem Based Learning berbantuan Google Sites berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan kolaborasi, dengan selisih rerata posttest kelas eksperimen (86,63) dan kontrol (64,64) sebesar 22,00 poin; (2) Model Problem Based Learning berbantuan Google Sites berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar Pendidikan Pancasila, dengan selisih rerata posttest kelas eksperimen (82,03) dan kontrol (71,72) sebesar 10,31 poin; dan (3) terdapat pengaruh yang sangat signifikan secara simultan terhadap kedua variabel tersebut. Integrasi PBL dengan media berbasis web terbukti efektif meningkatkan kompetensi afektif dan kognitif siswa sekolah dasar secara holistik.
Copyrights © 2026