Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan berbicara siswa dalam pembelajaran teks negosiasi pada fase E SMA Negeri 2 Batang Hari. Siswa masih kurang percaya diri saat berbicara, kesulitan menyampaikan pendapat secara runtut, serta belum mampu menggunakan bahasa negosiasi yang santun dan persuasif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode role play dan peningkatan keterampilan berbicara siswa setelah diterapkan metode tersebut pada pembelajaran teks negosiasi. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 30 siswa fase E SMA Negeri 2 Batang Hari tahun ajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes keterampilan berbicara, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode role play mampu meningkatkan keterampilan berbicara siswa. Hal ini terlihat dari peningkatan nilai rata-rata siswa pada tahap pratindakan sebesar 63,21, meningkat menjadi 70,11 pada siklus I, dan meningkat lagi menjadi 85,83 pada siklus II. Dengan demikian, metode role play efektif digunakan untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa dalam pembelajaran teks negosiasi.
Copyrights © 2026