Perkembangan Revolusi Industri 4.0 telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pada sektor kewirausahaan. Integrasi teknologi digital, kecerdasan buatan, Internet of Things (IoT), big data, dan komputasi awan mendorong pelaku usaha untuk beradaptasi dengan model bisnis yang lebih inovatif dan berbasis teknologi. Dalam konteks ini, technopreneurship hadir sebagai pendekatan yang menggabungkan kemampuan kewirausahaan dengan pemanfaatan teknologi untuk menciptakan nilai tambah, meningkatkan daya saing, serta memperluas peluang pasar. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran technopreneurship sebagai bentuk transformasi kewirausahaan dalam menghadapi tantangan dan peluang yang muncul pada era Revolusi Industri 4.0. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber ilmiah, buku, dan artikel yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa technopreneurship mampu mendorong terciptanya inovasi produk dan layanan, meningkatkan efisiensi operasional, serta mempercepat pertumbuhan usaha melalui pemanfaatan teknologi digital. Selain itu, technopreneurship juga berkontribusi dalam menciptakan lapangan kerja baru dan mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis pengetahuan. Namun demikian, implementasinya masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi digital, akses terhadap pendanaan, serta kesiapan infrastruktur teknologi.
Copyrights © 2026