Perilaku merokok pada usia dewasa awal, khususnya di kalangan mahasiswa, biasanya disebabkan oleh tekanan teman sebaya dan beban akademik. Tujuan penelitian ini adalah menentukan seberapa efektif penguatan positif dalam mengurangi perilaku merokok pada mahasiswa UIN Malang. Penelitian ini melibatkan dua siswa yang termasuk dalam kategori sedang perokok aktif, yang dipilih secara purposive sebagai sampel eksperimen satu kasus. Intervensi berlangsung selama dua minggu dengan penghargaan lisan dan hadiah. Data dianalisis menggunakan analisis isi dan statistik deskriptif setelah dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dan kuesioner perilaku merokok (α = 0,970). Hasil menunjukkan bahwa strategi penguatan positif tidak efektif dalam mengurangi perilaku merokok. Oleh karena itu, hipotesis ini ditolak. Subjek pertama mengalami peningkatan 2,69% dari skor 76 menjadi 79, sedangkan subjek kedua tidak berubah (skor 78). Faktor-faktor berikut menyebabkan ketidakefektifan ini: stres akademik, pengaruh kuat teman sebaya, dan nilai penguat yang rendah.
Copyrights © 2026