Gangguan tidur merupakan salah satu keluhan yang paling sering dialami ibu hamil terutama pada trimester III. Perubahan fisiologis dan psikologis selama kehamilan sering menyebabkan penurunan kualitas tidur yang dapat berdampak pada kesehatan ibu dan janin. Aromaterapi merupakan salah satu terapi komplementer yang banyak digunakan untuk meningkatkan kualitas tidur. Aromaterapi lavender dikenal memiliki efek sedatif dan relaksasi, sedangkan aromaterapi peppermint memberikan efek menenangkan dan menyegarkan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas aromaterapi lavender dan peppermint terhadap kualitas tidur ibu hamil trimester III. Penelitian menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan pretest-posttest two group design. Sampel penelitian sebanyak 30 ibu hamil trimester III yang dibagi menjadi kelompok lavender (n=10) dan kelompok peppermint (n=10). Kualitas tidur diukur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Intervensi diberikan selama 7 hari berturut-turut dengan total waktu penelitian kurang dari satu bulan. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua kelompok mengalami peningkatan kualitas tidur secara signifikan. Namun, kelompok lavender menunjukkan peningkatan kualitas tidur yang lebih baik dibandingkan kelompok peppermint (p=0,021). Aromaterapi lavender dapat dipertimbangkan sebagai terapi komplementer yang lebih efektif dalam meningkatkan kualitas tidur ibu hamil.
Copyrights © 2026