Perbedaan gaya komunikasi antarbudaya merupakan fenomena yang umum terjadi di lingkungan kampus yang memiliki mahasiswa dari berbagai latar belakang budaya. Keberagaman tersebut menciptakan berbagai bentuk interaksi yang dapat memengaruhi cara mahasiswa berkomunikasi dan membangun hubungan sosial. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini merumuskan dua masalah utama, yaitu: (1) bagaimana persepsi mahasiswa terhadap perbedaan gaya komunikasi antarbudaya di lingkungan kampus, dan (2) bagaimana pengaruh perbedaan gaya komunikasi antarbudaya terhadap interaksi sosial dan komunikasi mahasiswa di lingkungan kampus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap perbedaan gaya komunikasi antarbudaya serta menganalisis pengaruhnya terhadap interaksi sosial dan komunikasi mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi berbagai pengalaman dan pandangan mahasiswa mengenai komunikasi antarbudaya di lingkungan kampus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki persepsi yang beragam terhadap perbedaan gaya komunikasi antarbudaya. Sebagian mahasiswa memandang perbedaan tersebut sebagai tantangan yang dapat menimbulkan kesalahpahaman dalam komunikasi, sementara sebagian lainnya menganggapnya sebagai kesempatan untuk memperluas wawasan, meningkatkan toleransi, dan mengembangkan keterampilan komunikasi. Selain itu, hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan gaya komunikasi antarbudaya berpengaruh terhadap interaksi sosial dan komunikasi mahasiswa. Perbedaan dalam penggunaan bahasa, cara menyampaikan pendapat, ekspresi nonverbal, serta nilai-nilai budaya dapat memengaruhi efektivitas komunikasi dan pembentukan hubungan sosial. Namun, melalui kemampuan adaptasi, keterbukaan terhadap keberagaman, dan pengalaman interaksi yang berkelanjutan, mahasiswa mampu membangun komunikasi yang efektif dan hubungan sosial yang harmonis. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya penguatan pemahaman komunikasi antarbudaya di lingkungan kampus guna mendukung terciptanya interaksi sosial yang positif, inklusif, dan saling menghargai di tengah keberagaman budaya.
Copyrights © 2026