Meningkatnya tuntutan pendidikan holistik dan krisis metodologi pembelajaran di lembaga pendidikan Islam mendorong perlunya kajian sistematis atas warisan pedagogis Nabi Muhammad SAW. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi metodologi pembelajaran Nabawi melalui pendekatan maudhu'i dan menganalisis relevansinya dengan prinsip-prinsip pendidikan modern. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) bersifat deskriptif-analitis. Sumber data primer meliputi kitab-kitab hadis mu'tabar serta dua kitab klasik-kontemporer tentang pendidikan Nabawi, sementara sumber sekunder terdiri atas dua belas artikel jurnal bereputasi tahun 2021–2025. Instrumen penelitian berupa panduan analisis tematik berbasis kerangka maudhu'i, dengan teknik analisis isi (content analysis) yang dipadukan dengan analisis komparatif-interpretatif. Hasil penelitian mengidentifikasi enam kluster metodologi pembelajaran Nabawi, yaitu keteladanan, dialog interaktif, pengulangan bertahap, pendekatan personal, motivasi afektif, dan perumpamaan, yang masing-masing menunjukkan korespondensi substantif dengan konstruk pedagogi modern seperti teori konstruktivistik, scaffolding, diferensiasi pembelajaran, teori motivasi intrinsik, dan pembelajaran kontekstual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metodologi pembelajaran Nabawi merupakan sistem pedagogi yang koheren, holistik, dan relevan secara ilmiah dengan pendidikan modern, sehingga layak diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan Islam kontemporer.
Copyrights © 2026