Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas strategi pembelajaran berdiferensiasi terhadap hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPAS materi kekayaan budaya Indonesia di SDN 2 Cikeleng Kabupaten Kuningan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi-experimental) dan desain pretest-posttest control group. Subjek penelitian terdiri atas 34 siswa yang terbagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan tes hasil belajar. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran berdiferensiasi dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, ditunjukkan oleh nilai signifikansi sebesar 0,008 (< 0,05). Selain itu, hasil uji paired sample t-test menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar yang signifikan setelah penerapan pembelajaran berdiferensiasi dengan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05). Ketuntasan belajar klasikal pada kelas eksperimen mencapai 88,2%, yang menunjukkan bahwa strategi pembelajaran berdiferensiasi efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS pada materi kekayaan budaya Indonesia. Penelitian ini masih terbatas pada satu sekolah dan satu materi pembelajaran sehingga diperlukan penelitian lanjutan dengan cakupan yang lebih luas untuk memperoleh hasil yang lebih komprehensif.
Copyrights © 2026