Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam meningkatkan nilai afektif siswa pada aspek kedisiplinan dan kejujuran dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMA NU Juntinyuat Indramayu, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data mengacu pada model Miles, Huberman, dan Saldaña (reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan), dengan uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru PAI dalam meningkatkan nilai afektif siswa menerapkan pendekatan ekspositori yang diwujudkan melalui: (1) metode pembiasaan, (2) pemberian pengawasan dan motivasi, (3) penerapan reward dan punishment yang mendidik, (4) keteladanan (uswatun hasanah), dan (5) optimalisasi kegiatan keagamaan. Faktor pendukung meliputi tata tertib sekolah, kekompakan antarguru, suasana pembelajaran kondusif, dan sarana prasarana yang memadai. Adapun faktor penghambat meliputi alokasi waktu pembelajaran yang terbatas, rendahnya kesadaran diri siswa, serta pengaruh negatif dari lingkungan keluarga dan masyarakat.
Copyrights © 2026