Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan in service training guru di SDN Se-Kecamatan Bonepantai Kabupaten Bone Bolango pada dimensi: (1) analisis kebutuhan; (2) peserta; (3) materi; (4) metode; dan (5) evaluasi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Subjek penelitian berjumlah 44 orang guru yang tersebar di SDN Se-Kecamatan Bonepantai. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, survei, wawancara, dan dokumentasi. Wawancara digunakan sebagai teknik triangulasi untuk memperdalam temuan angket. Teknik analisis data menggunakan formula persentase dengan kriteria kategori interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan: (1) analisis kebutuhan in service training berada pada kategori baik (80,35%); (2) peserta in service training berada pada kategori cukup baik (78,79%); (3) materi in service training berada pada kategori cukup baik (76,17%); (4) metode in service training berada pada kategori cukup baik (78,07%); dan (5) evaluasi in service training berada pada kategori cukup baik (76,14%). Disarankan agar sekolah mengoptimalkan sarana prasarana, kepala sekolah mengembangkan program pelatihan yang lebih variatif, dan guru berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan.
Copyrights © 2026