Penelitian ini diinisiasi oleh permasalahan eksternal berupa rendahnya tingkat ketuntasan KKTP pada mata pelajaran IPAS siswa kelas V SDN 14 Pulau Punjung, yang berakar dari kurang optimalnya keterlibatan siswa akibat pembelajaran yang konvensional. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas model Project Based Learning (PjBL) terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Metode yang diterapkan adalah kuantitatif eksperimen semua dengan rancangan Non-Equivalent Control Group Design. Pemilihan sampel menghasilkan 14 siswa sebagai kelompok eksperimen dan 16 siswa sebagai kelompok kontrol. Data yang dihimpun melalui pretest dan posttest berbasis tes objektif diuji secara statistik menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan independent sample t-test. Output analisis data memperlihatkan angka signifikansi 0,006 yang berada di bawah ambang batas kriteria ($\alpha = 0,05$). Hal ini membuktikan bahwa terdapat perbedaan capaian akademis yang nyata, dengan rerata skor kelas eksperimen melampaui kelas kontrol. Efektivitas model PjBL ini membuktikan bahwa pergeseran paradigma menuju pembelajaran berbasis proyek mampu mengeskalasi hasil belajar IPAS melalui optimalisasi keterlibatan aktif peserta didik.
Copyrights © 2026