Manajemen kinerja merupakan instrumen strategis yang krusial dalam menyelaraskan potensi individu dengan visi organisasi di era disrupsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif siklus manajemen kinerja yang meliputi penetapan tujuan, perencanaan, pemantauan, evaluasi, hingga pengembangan sumber daya manusia. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), di mana data dikumpulkan dari berbagai literatur ilmiah dan dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Hasil kajian menunjukkan bahwa penetapan tujuan berbasis kriteria SMART dan standar kinerja yang objektif merupakan fondasi utama untuk menghindari bias dalam penilaian. Perencanaan yang partisipatif dan pengawasan yang bersifat membina terbukti mampu meningkatkan efektivitas kerja serta deteksi dini terhadap penyimpangan. Lebih lanjut, evaluasi kinerja yang transparan bukan hanya berfungsi sebagai alat ukur keberhasilan, tetapi juga sebagai dasar bagi program pengembangan kompetensi yang sistematis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi yang harmonis antara kelima elemen melalui model pembelajaran kooperatif tipe scramble dengan pendekatan CTL tersebut membawa efek terhadap peningkatan hasil belajar. manajemen kinerja tersebut sangat esensial dalam menciptakan ekosistem kerja yang produktif, adil, dan adaptif terhadap perubahan global.
Copyrights © 2026