Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat baca siswa kelas II SDN Serdang 2 yang ditunjukkan melalui kurangnya antusiasme siswa dalam kegiatan membaca dan rendahnya ketertarikan terhadap bahan bacaan yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media Buku Cerita Bergambar melalui model Direct Instruction terhadap minat baca siswa kelas II SDN Serdang 2. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-experimental dan desain One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 25 siswa yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Instrumen yang digunakan meliputi angket minat baca, lembar observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas Shapiro-Wilk, uji hipotesis menggunakan Paired Sample t-Test, dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor minat baca siswa meningkat dari 76,76 pada pretest menjadi 91,28 pada posttest. Hasil uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal dengan nilai signifikansi pretest sebesar 0,080 dan posttest sebesar 0,244. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, sehingga terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan media Buku Cerita Bergambar melalui model Direct Instruction terhadap minat baca siswa. Selain itu, hasil uji N-Gain memperoleh rata-rata sebesar 0,6315 atau 63,15% yang termasuk dalam kategori sedang. Dengan demikian, media Buku Cerita Bergambar melalui model Direct Instruction terbukti cukup efektif dalam meningkatkan minat baca siswa kelas II SDN Serdang 2.
Copyrights © 2026