Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia
Vol 14, No 1 (2026): Januari - Juni 2026

ANALISIS WACANA KRITIS TANTANGAN “CIUM LUTUT” KRISTANTUS KURNIAWAN KEPADA DEDI MULYADI

Ahmad Sunardi (UNIVERSITAS HARKAT NEGERI)



Article Info

Publish Date
21 Jun 2026

Abstract

Pernyataan Wakil Gubernur Kristantus Kurniawan menantang  Dedi Mulyadi untuk membangun Kalimantan Barat menjadi viral. Pernyataan yang disertai tantangan akan mencium lutut KDM mengandung legitimasi kekuasaan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pernyataan Kristantus Kurniawan dari konteks sosial, politik, dan budaya. Metode penelitian analisis wacana kritis ini menggunakan teori Norman Fairclough. Hasil penelitian diantaranya adalah: metafora hiperbolik terdapat kepercayaan diri dan tantangan cium lutut;  konstruksi retoris dan konfrontatif pada diksi “silakan saja” dan “saya mau lihat”; terdapat konteks diskursif atas jawaban konten warga Sepauk; adanya delegitimasi dalam perbandingan wilayah Kalimantan Barat tidak bisa disandingkan dengan Jawa Barat dan konfigurasi kekuasaan tentang pembangunan desentralisasi yang belum merata;  serta terdapat ideologi kuasa sebagai upaya agar publik tidak salah menginterpretasikan kinerja pemerintah. Simpulannya: pidato tersebut bersifat konfrontatif dan retoris, strategi legitimasi, control diskursif, relasi dialektis antar teks yang membentuk legitimasi.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jpbsi

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia is a journal published by Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Islam Sultan Agung. The journal provides a room for researchers, academists, professionals, practicians, and students to deliver and ...