Desa Banyu Urip memiliki potensi lahan pekarangan yang luas. Namun demikian, kurang dalam pengelolaan lahan pekarangan. Tujuan kegiatan ini, petani dapat membuat, mengaplikasikan, dan memelihara fertigasi kapiler (fertilizer/pupuk dan irrigation/irigasi) berbasis konsep fluida. Fertigasi memungkinkan pemberian pupuk dan air lebih efisien sehingga pemanfaatan lahan pekarangan dapat berlangsung sepanjang tahun. Kondisi ini meningkatkan pendapatan petani, khususnya hasil dari lahan pekarangan. Metode yang digunakan ceramah/diskusi, pendampingan terjadwal, dan aplikasi fertigasi. Sasaran kegiatan, Kelompok Tani Mekar Sari Desa Banyu Urip. Lokasi kegiatan ceramah, diskusi, dan aplikasi fertigasi kapiler di ketua kelompok tani. Hasil kegiatan menunjukkan pengetahuan dasar petani meningkat dari 15% menjadi 90%. Pengetahuan tentang fertigasi kapiler berbasis fluida dari 38% menjadi 80%. Preferensi terhadap fertigasi kapiler berbasis fluida dari 35% menjadi 100%. Rata rata umum dari 29,33% menjadi 89,33%.
Copyrights © 2026