Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Vol 10, No 1 (2026): JTS TEKNOLOGI SIPIL

Analisis Perbandingan Perencanaan Struktur Atas Gedung Beton Bertulang Dengan Jenis Struktur SRPMM dan SRPMK (Studi Kasus: Gedung Kuliah Poltekkes, Kalimantan Timur)

Novia Ramadhani (Unknown)
Fachriza Noor Abdi (Universitas Mulawarman)
Ery Budiman (Universitas Mulawarman)
Budi Haryanto (Universitas Mulawarman)



Article Info

Publish Date
28 Jun 2026

Abstract

Indonesia secara georafis terletak pada zona pertemuan tiga lempeng besar dunia dan dikelilingi oleh cincin api pasifik, sehingga menjadikan Indonesia rawan akan gempa. Pulau Kalimantan merupakan salah satu pulau di Indonesia dengan tingkat risiko gempa yang rendah, namun bukan berarti tidak berpotensi terjadi gempa bumi. Oleh karena itu, perencanaan struktur sesuai dengan pedoman yang berlaku sangat penting untuk memastikan bangunan mampu menahan beban-beban yang dipikul, tidak terkecuali beban gempa. Salah satu metode dalam perencanaan struktur tahan gempa adalah Sistem Rangka Pemikul Momen (SRPM). Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan dimensi dan desain tulangan komponen struktur atas dari dua metode SRPM, yaitu Sistem Rangka Pemikul Momen Menengah (SRPMM) dan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Pemodelan dan analisis struktur dilakukan menggunakan software ETABS. Hasil analisis gaya dalam yang diperoleh dari ETABS selanjutnya digunakan untuk mendesain kebutuhan tulangan secara manual dengan bantuan Microsoft Excel sesuai dengan SNI 2847:2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi elemen struktur atas meliputi balok, kolom, dan pelat pada SRPMM dan SRPMK yang digunakan sama. Hasil ini menunjukkan bahwa perbedaan sistem rangka pemikul momen tidak selalu menyebabkan perbedaan dimensi elemen struktur, selama dimensi tang digunakan telah memenuhi ketentuan kekuatan dan batasan desain sesuai SNI 2847:2019. Dari segi desain tulangan, hasil perbandingan menunjukkan adanya perbedaan pada elemen balok dan kolom. Pada SRPMK jarak tulangan transversal direncanakan lebih rapat dibandingkan SRPMM, baik pada balok maupun kolom. Perbedaan ini dipengaruhi oleh adanya perbedaan faktor reduksi gempa serta ketentuan daktilitas dan detailing tahan gempa yang lebih ketat pada SRPMK. Sementara itu, pada elemen pelat tidak terdapat perbedaan desain tulangan antara SRPMM dan SRPMK karena SNI 2847:2019 hanya mengatur ketentuan khusus detailing untuk elemen balok dan kolom sebagai komponen  utama sistem rangka pemikul momen.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

TS

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Engineering

Description

Jurnal teknologi Sipil diterbitkan oleh Program Studi Teknik Sipil. Jurnal ini diperuntukan khusus untuk pengembangan teknologi Sipil di Lingkungan Tropis juga ilmu yang relevan dengan Ilmu Teknik Sipil, seperti Transportasi, manajemen Konstruksi, Struktur dan Lingkungan Binaan pada ...