Pembelajaran abad ke-21 menuntut siswa memiliki kemampuan berpikir kritis dan kreatif sebagai bagian dari keterampilan berpikir tingkat tinggi. Salah satu pendekatan pembelajaran yang dapat digunakan untuk mengembangkan kemampuan tersebut adalah pembelajaran Means-End Analysis (MEA). Pendekatan MEA merupakan strategi pembelajaran berbasis pemecahan masalah yang membantu siswa mengidentifikasi tujuan, menganalisis kondisi awal, serta menentukan langkah-langkah penyelesaian secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis sejauh mana pembelajaran MEA memengaruhi kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa melalui metode Systematic Literature Review (SLR). Penelitian ini menggunakan pendekatan PRISMA dengan mengkaji artikel yang terindeks Scopus dan Sinta pada rentang tahun 2020–2026. Proses seleksi artikel dilakukan melalui tahap identifikasi, skrining, kelayakan, dan inklusi. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran MEA memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa. Pembelajaran MEA mendorong siswa untuk menganalisis masalah, mengevaluasi alternatif solusi, dan menghasilkan ide kreatif dalam penyelesaian masalah. Namun demikian, implementasi pembelajaran MEA masih menghadapi beberapa kendala seperti keterbatasan waktu pembelajaran dan kesiapan guru dalam menerapkan strategi pembelajaran berbasis masalah. Dengan demikian, pembelajaran MEA dapat disimpulkan sebagai strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa.
Copyrights © 2026