Perkembangan teknologi digital telah mengubah praktik bisnis dan menuntut wirausaha muda memiliki literasi digital yang memadai. Namun, banyak dari mereka masih menghadapi kendala dalam pemasaran digital, branding produk, dan pemanfaatan marketplace. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan wirausaha muda serta menguji efektivitas pelatihan berbasis Mobile Inquiry-Based Learning (M-IBL) dalam meningkatkan kompetensi kewirausahaan digital.Penelitian dilakukan dengan pendekatan partisipatif selama tiga bulan, melibatkan 30 wirausaha muda di Kabupaten Jombang. Instrumen yang digunakan meliputi angket kebutuhan peserta dan tes kompetensi pre-test dan post-test. Analisis data dilakukan secara kuantitatif menggunakan rumus persentase peningkatan dan secara kualitatif melalui wawancara. Hasil menunjukkan bahwa peserta membutuhkan peningkatan keterampilan pemasaran digital, branding, dan pemanfaatan marketplace. Rata-rata kompetensi meningkat sebesar 37,2%, dengan mayoritas peserta berhasil membuat akun bisnis digital, mengembangkan konten promosi visual, dan memanfaatkan marketplace.Persepsi dan pengalaman peserta menunjukkan bahwa pelatihan berbasis M-IBL efektif dalam meningkatkan kompetensi kewirausahaan digital. Peserta merasa lebih siap menghadapi tantangan era digital, meskipun masih membutuhkan pendampingan lanjutan untuk mengatasi kendala teknis dan konsistensi penerapan strategi usaha.Temuan ini membuktikan bahwa M-IBL efektif meningkatkan literasi digital dan keterampilan praktis, sekaligus berkontribusi pada penguatan ekonomi kreatif lokal.
Copyrights © 2026