Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya degradasi moral di kalangan remaja, yang ditandai dengan meningkatnya kasus kenakalan remaja serta masih ditemukannya perilaku bullying verbal di lingkungan sekolah. Program boarding school dipandang sebagai salah satu alternatif dalam pembentukan karakter karena memungkinkan pembinaan yang lebih intensif dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter dalam program boarding school di MTs Negeri 2 Surakarta Tahun Ajaran 2025/2026 serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan karakter dilakukan melalui pembiasaan ibadah, pembiasaan keagamaan, pembiasaan kedisiplinan dan kemandirian, keteladanan serta pembinaan oleh guru pembina, dan pemberdayaan organisasi siswa melalui OSBS. Kegiatan tersebut menjadi sarana pembentukan karakter melalui pembiasaan dan pengalaman langsung dalam kehidupan berasrama. Faktor pendukung meliputi sarana dan prasarana yang memadai, program yang terstruktur, keteladanan dan pengawasan pembina, dukungan lingkungan, serta penerapan reward dan punishment yang edukatif. Adapun faktor penghambat meliputi kurangnya kesadaran sebagian siswa, proses adaptasi pada awal masuk asrama, serta pengaruh teman sebaya.
Copyrights © 2026