Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis campur kode dan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya campur kode dalam konten komedi akun Instagram @arsawijaya21 tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus. Data penelitian berupa tuturan yang mengandung campur kode dalam 77 video konten komedi yang diunggah selama periode Januari–Desember 2024. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan wawancara semi-terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan tiga jenis campur kode, yaitu campur kode ke dalam, campur kode ke luar, dan campur kode campuran. Campur kode tersebut muncul pada tataran morfem, kata, frasa, dan klausa. Bentuk yang paling dominan ialah campur kode ke dalam dan campur kode berbentuk kata. Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya campur kode meliputi latar belakang kebahasaan penutur, penyesuaian bahasa dengan penonton, mempermudah penyampaian makna, perencanaan bahasa ketika membuat konten, spontanitas, serta gaya bicara dan daya tarik konten. Penggunaan campur kode dalam konten komedi tidak hanya berfungsi sebagai variasi bahasa, tetapi juga sebagai strategi komunikasi untuk membangun humor, memperjelas makna, dan menciptakan kedekatan dengan audiens media sosial.
Copyrights © 2026