Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kebutuhan bahasa Inggris siswa Jurusan Teknik Jaringan Komputer di SMK Swasta YPK Medan. Penelitian menggunakan desain deskriptif campuran dengan subjek 10 siswa. Data dikumpulkan melalui kuesioner Google Form yang memuat skala Likert, pilihan ganda, kotak centang, dan pertanyaan terbuka. Data kuantitatif dianalisis secara deskriptif menggunakan persentase dan frekuensi, sedangkan data kualitatif dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman (1994). Analisis kebutuhan mengacu pada kerangka Hutchinson dan Waters (1987), meliputi Analisis Situasi Target, Situasi Saat Ini, dan Situasi Pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memandang bahasa Inggris penting untuk karier, terutama dalam memahami istilah komputer, mengoperasikan perangkat lunak berbahasa Inggris, dan menulis laporan teknis. Namun, kemampuan mereka masih pada tingkat dasar hingga menengah, dengan keterampilan menulis dan berbicara sebagai kelemahan utama. Kurikulum yang ada masih bersifat umum dan kurang mengintegrasikan materi komputer dan jaringan. Meski demikian, siswa memiliki motivasi tinggi dan lebih menyukai pembelajaran praktik yang didukung teknologi AI dan aplikasi bahasa. Temuan ini menunjukkan perlunya pengembangan pembelajaran bahasa Inggris berbasis ESP yang menekankan kosakata bidang komputer, keterampilan membaca dan menulis teknis, serta pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran.
Copyrights © 2026