Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Climbing the Trail to Heaven: Traditional Funerals and Burial Practices in Dane-Zaa Territory-An Ethnographic Account from Northeastern British Columbia Zuraima Fitriani Salim; Tiarnita Maria Sarjani Br. Siregar; Ami Girsang; Nur Aini Siregar; Sherin Regina Reafflesia Barus
Interdisciplinary Journal of Advanced Research and Innovation Vol. 3 No. 1 (2025): Interdisciplinary Journal of Advanced Research and Innovation
Publisher : Ravine Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58860/ijari.v2i2.47

Abstract

The purpose of this research is to investigate two customary funerals conducted by the Dane-zaa First Nation of Northeastern British Columbia, known as the Doig River First Nation. Both funerals included a lot of drumming, singing, and dancing around the fire in keeping with the Dane-zaa custom. Still, there was one key distinction between the two rituals. The funeral held in 2019 for Janice Askoty was a hybrid service that included a Christian liturgy and customary rituals. Such a ritual highlighted the conflicts that already existed among community members over faith and belief systems. There were no conflicts throughout the Christian service that was part of Annie Oker's 2020 funeral. In this paper, the researcher use the notion of syncretism and my observations to illustrate how Christian practices have been merged with indigenous cultural practices, symbols, and beliefs to create new blended practices. Simultaneously, the researcher highlight how certain customs (such as drumming, singing, and dancing around the fire) have endured to this day because they have not been altered by outside forces. Finally, the researcher discuss how the history of colonialism continues to show itself in funerary celebrations and how the community members view, confront, and resist it.
Need Analysis on English for Specific Purposes of Computer Network Engineering Students at SMK Swasta YPK Medan: Penelitian Bahagia Saragih; Zuraima Fitriani Salim; Rina Trie Syahputri; Ivana Rasikah Azzahra; Nurfarah Nurfarah; Nazwa Inaya Sani; Susi Eria Agustina
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6938

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kebutuhan bahasa Inggris siswa Jurusan Teknik Jaringan Komputer di SMK Swasta YPK Medan. Penelitian menggunakan desain deskriptif campuran dengan subjek 10 siswa. Data dikumpulkan melalui kuesioner Google Form yang memuat skala Likert, pilihan ganda, kotak centang, dan pertanyaan terbuka. Data kuantitatif dianalisis secara deskriptif menggunakan persentase dan frekuensi, sedangkan data kualitatif dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman (1994). Analisis kebutuhan mengacu pada kerangka Hutchinson dan Waters (1987), meliputi Analisis Situasi Target, Situasi Saat Ini, dan Situasi Pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memandang bahasa Inggris penting untuk karier, terutama dalam memahami istilah komputer, mengoperasikan perangkat lunak berbahasa Inggris, dan menulis laporan teknis. Namun, kemampuan mereka masih pada tingkat dasar hingga menengah, dengan keterampilan menulis dan berbicara sebagai kelemahan utama. Kurikulum yang ada masih bersifat umum dan kurang mengintegrasikan materi komputer dan jaringan. Meski demikian, siswa memiliki motivasi tinggi dan lebih menyukai pembelajaran praktik yang didukung teknologi AI dan aplikasi bahasa. Temuan ini menunjukkan perlunya pengembangan pembelajaran bahasa Inggris berbasis ESP yang menekankan kosakata bidang komputer, keterampilan membaca dan menulis teknis, serta pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran.
Need Analysis on English for Specific Purposes of Computer Network Engineering Students at Vocational High School: Penelitian Bahagia Saragih; Ivana Rasikah Azzahra; Natasya Euodia Br. Ginting; Nurfarah; Rina Trie Syahputri; Zuraima Fitriani Salim
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6072

Abstract

Bahasa Inggris untuk Tujuan Khusus (ESP) sangat penting bagi siswa Teknik Jaringan Komputer (CNE) di sekolah menengah kejuruan, namun pengajaran bahasa Inggris saat ini jarang sesuai dengan kebutuhan profesional mereka. Studi ini mengidentifikasi kebutuhan tersebut menggunakan kerangka kerja TSA-PSA-LSA melalui desain sekuensial penjelasan metode campuran. Kuesioner diberikan kepada tujuh siswa CNE di SMK 1 Sei Percut Tuan. Siswa berharap untuk sering menggunakan bahasa Inggris di tempat kerja (rata-rata TSA: 4,14/5), terutama untuk kosakata teknis, perangkat lunak berbahasa Inggris, dan penulisan laporan. Namun, kemampuan mereka saat ini hanya tingkat dasar hingga menengah (rata-rata PSA: 3,07/5), dengan menulis dan berbicara sebagai keterampilan terlemah (keduanya 2,71/5). Sebagian besar pelajaran masih berfokus pada bahasa Inggris umum, dan hanya 28,6% siswa yang menerima konten ESP. Siswa sangat termotivasi (4,14/5) dan lebih menyukai pembelajaran berbasis AI dan praktik langsung. Kesenjangan ini menunjukkan bahwa siswa CNE membutuhkan kurikulum ESP yang secara langsung mencerminkan tuntutan pekerjaan mereka di masa depan