Di era globalisasi dan digitalisasi, pengembangan karakter sangat penting untuk memerangi kemerosotan moral generasi muda. Pendidikan agama Buddha, khususnya pengajaran Lima Sila, dianggap sebagai strategi efektif untuk menumbuhkan moralitas, disiplin, kejujuran, dan tanggung jawab siswa. Namun, pola perilaku yang tidak diinginkan seperti perundungan, kurangnya disiplin, dan bahasa vulgar masih marak dalam kehidupan sekolah sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak Lima Sila terhadap pengembangan karakter siswa di Sekolah Menengah Ahmed Yani Binjai. Metode kuantitatif dan analisis korelasi digunakan. Sebanyak 258 siswa Buddha berpartisipasi, dengan 157 siswa dipilih menggunakan pengambilan sampel acak bert stratified berdasarkan rumus Slobin. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis regresi linier sederhana. Hasil menunjukkan bahwa siswa memiliki tingkat pemahaman yang tinggi tentang Lima Sila dan tingkat pengembangan karakter yang tinggi. Koefisien determinasi adalah 0,442, menunjukkan dampak positif yang signifikan (44,2%) terhadap pengembangan karakter siswa. Meskipun pemahaman tentang Lima Sila berkontribusi pada pengembangan karakter siswa, faktor-faktor lain selain yang disebutkan dalam penelitian ini juga memengaruhi pengembangan karakter.
Copyrights © 2026