Kanker payudara masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia karena tingginya angka kejadian dan rendahnya tingkat deteksi dini. Hasil observasi dan penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa mahasiswa Universitas Sumatera Utara memiliki pengetahuan yang terbatas mengenai kanker payudara dan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi mahasiswa mengenai pengetahuan kanker payudara dan praktik SADARI guna meningkatkan kesadaran terhadap deteksi dini. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara mendalam dan observasi untuk mengkaji pengetahuan, pengalaman, dan perilaku mahasiswa terkait kanker payudara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa hanya memiliki pengetahuan dasar mengenai kanker payudara, sementara praktik SADARI masih belum konsisten. Praktik tersebut dipengaruhi oleh faktor internal, seperti minat dan motivasi, serta faktor eksternal, termasuk dukungan lingkungan dan norma sosial. Intervensi edukatif melalui workshop, Focus Group Discussion (FGD), dan komunitas SAPKANDARA terbukti meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi, sekaligus memperkuat norma sosial yang mendukung. Upaya ini mendorong pelaksanaan SADARI secara rutin dan berkontribusi pada pencegahan kanker payudara yang berkelanjutan di kalangan mahasiswa Universitas Sumatera Utara.
Copyrights © 2026