Ampas kopi robusta merupakan limbah organik yang berpotensi dimanfaatkan sebagai pupuk organik karena mengandung unsur hara yang dibutuhkan tanaman, seperti nitrogen, fosfor, dan kalium. Pemanfaatan limbah ampas kopi sebagai pupuk masih belum optimal sehingga diperlukan penelitian untuk mengetahui efektivitasnya dalam mendukung pertumbuhan tanaman sayuran, khususnya pakcoy (Brassica rapa L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ampas kopi robusta dengan dosis berbeda terhadap pertumbuhan tanaman pakcoy pada media polybag serta menentukan dosis yang memberikan hasil pertumbuhan terbaik. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas empat perlakuan, yaitu P0 (tanpa ampas kopi robusta), P1 (50g ampas kopi robusta), P2 (100g ampas kopi robusta), dan P3 (150g ampas kopi robusta), dengan lima kali ulangan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, dan berat basah tanaman. Data dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ampas kopi robusta berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tanaman pakcoy. Perlakuan P1 menghasilkan pertumbuhan terbaik pada sebagian besar parameter pengamatan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pemberian ampas kopi robusta dosis 50g merupakan dosis paling efektif untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman pakcoy pada media polybag, sehingga layak digunakan sebagai pupuk organik alternatif tanaman. Kata Kunci : Ampas Kopi Robusta, Pakcoy, Pupuk Organik, Pertumbuhan Tanaman
Copyrights © 2026