Rendahnya pengenalan merek dan belum optimalnya pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran menjadi permasalahan yang dihadapi Kelompok Tani Suryo Farm dalam mengembangkan usaha budidaya jamur tiram. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi pengembangan pemasaran digital yang tepat untuk meningkatkan daya saing usaha. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan kuesioner, yang kemudian dianalisis menggunakan metode SWOT dan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa Suryo Farm berada pada Kuadran III (strategi W-O), yang mengindikasikan perlunya pemanfaatan peluang eksternal untuk mengatasi kelemahan internal. Berdasarkan analisis QSPM, strategi prioritas yang direkomendasikan adalah optimalisasi branding digital untuk memperkuat identitas merek Suryo Farm. Strategi ini diharapkan mampu meningkatkan brand awareness, memperluas jangkauan pemasaran, mengurangi ketergantungan pada pedagang perantara, serta meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha jamur tiram.
Copyrights © 2026