Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengangguran dan UMP terhadap kemiskinan di Provinsi Sumatera Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder time series periode 2008–2025 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial pengangguran berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kemiskinan dengan nilai probabilitas sebesar 0,2464. Sementara itu, UMP berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan dengan nilai probabilitas sebesar 0,0004. Secara simultan, pengangguran dan UMP berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan dengan nilai Prob(F-statistic) sebesar 0,000008. Nilai Adjusted R-Squared sebesar 0,762930 menunjukkan bahwa 76,29% variasi kemiskinan dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kebijakan upah minimum yang efektif serta penguatan kualitas pasar tenaga kerja menjadi strategi penting dalam upaya pengentasan kemiskinan di Provinsi Sumatera Utara.
Copyrights © 2026