Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Kualitatif Disrupsi Pasar Tenaga Kerja Digital: Eksplorasi Fenomena AI Anxiety Melalui Narasi Media Sosial X: Penelitian Sri Rosni Alfiat Laia; Rouli Pranatalia Simanjuntak; Diana Winata Lumban Gaol; Agustin Olivia Simamora; Nela Permata Sari Lubis
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.391

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah menciptakan transformasi signifikan dalam pasar tenaga kerja digital. Di satu sisi, AI meningkatkan efisiensi dan produktivitas kerja, namun di sisi lain memunculkan kekhawatiran mengenai hilangnya pekerjaan, perubahan keterampilan yang dibutuhkan, serta ketidakpastian karier yang dikenal sebagai fenomena AI Anxiety. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena AI Anxiety melalui narasi yang berkembang pada media sosial X sebagai ruang diskusi publik mengenai dampak AI terhadap dunia kerja. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi terhadap berbagai unggahan dan tanggapan pengguna yang membahas AI dan pasar tenaga kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI Anxiety tercermin dalam tiga tema utama, yaitu kekhawatiran terhadap penggantian tenaga kerja oleh AI, tuntutan peningkatan keterampilan digital secara berkelanjutan, dan ketidakpastian masa depan pekerjaan. Selain itu, ditemukan pula narasi yang memandang AI sebagai peluang untuk meningkatkan produktivitas dan menciptakan jenis pekerjaan baru. Temuan ini menunjukkan bahwa respons masyarakat terhadap perkembangan AI bersifat beragam dan dipengaruhi oleh persepsi terhadap risiko maupun peluang yang ditawarkan teknologi tersebut. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan literasi digital, pengembangan keterampilan adaptif, dan kebijakan ketenagakerjaan yang responsif untuk meminimalkan dampak negatif AI Anxiety di era transformasi digital.
Pengaruh Pengangguran dan Upah Minimum Provinsi (UMP) terhadap Kemiskinan di Provinsi Sumatera Utara: Penelitian Yesi Veronika Simarmata; Pani Iglesia Marsyauli Simamora; Feny Amelia Sinaga; Diana Winata Lumban Gaol; Agustin Olivia Simamora; Muhammad Yusuf Harahap
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.7208

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengangguran dan UMP terhadap kemiskinan di Provinsi Sumatera Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder time series periode 2008–2025 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial pengangguran berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kemiskinan dengan nilai probabilitas sebesar 0,2464. Sementara itu, UMP berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan dengan nilai probabilitas sebesar 0,0004. Secara simultan, pengangguran dan UMP berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan dengan nilai Prob(F-statistic) sebesar 0,000008. Nilai Adjusted R-Squared sebesar 0,762930 menunjukkan bahwa 76,29% variasi kemiskinan dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kebijakan upah minimum yang efektif serta penguatan kualitas pasar tenaga kerja menjadi strategi penting dalam upaya pengentasan kemiskinan di Provinsi Sumatera Utara.
Pengaruh Inflasi dan Tingkat Pengangguran terhadap Kredit Perbankan di Sumatera Utara Khairunnisa Br Marpaung; Rachel Adeline Siagian; Diana Winata Lumban Gaol; Afriyani Sitorus
Jurnal UMKM, Manajemen dan Akuntansi Vol. 3 No. 1: Agustus 2026
Publisher : Universitas Battuta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kredit perbankan merupakan salah satu instrumen penting dalam mendukung aktivitas ekonomi melalui fungsi intermediasi lembaga keuangan. Penyaluran kredit oleh sektor perbankan dipengaruhi oleh berbagai faktor makroekonomi, di antaranya inflasi dan tingkat pengangguran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi dan tingkat pengangguran terhadap kredit perbankan di Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berbentuk time series periode 2010–2024 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), Bank Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan pengujian asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial inflasi dan tingkat pengangguran tidak berpengaruh signifikan terhadap kredit perbankan di Sumatera Utara. Namun secara simultan kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap kredit perbankan. Hal ini menunjukkan bahwa kondisi makroekonomi secara bersama-sama mempengaruhi perkembangan penyaluran kredit oleh sektor perbankan.  
Pengaruh Belanja Modal, Pertumbuhan Ekonomi, dan Indeks Pembangunan Manusia terhadap Tingkat Kemiskinan di Sumatera Utara Tahun 2020–2024 Diana Winata Lumban Gaol; Feny Amelia Sinaga; Joko Suharianto
Ekopedia: Jurnal Ilmiah Ekonomi Vol. 2 No. 4 (2026): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/nnzva163

Abstract

This study aims to analyze the effects of capital expenditure, economic growth, and the Human Development Index (HDI) on poverty levels in regencies and municipalities across North Sumatra Province during the 2020–2024 period. This study employs a quantitative approach using panel data covering 33 regencies and municipalities over five years of observation. The data are analyzed using panel data regression with the assistance of EViews software. Model selection is conducted through the Chow test and the Hausman test, with the Fixed Effects Model (FEM) selected as the estimation model. The results show that, partially, capital expenditure and economic growth have no statistically significant effect on poverty levels, while the HDI has a negative and statistically significant effect on poverty levels. Simultaneously, the three independent variables have a statistically significant effect on poverty levels. The Adjusted R-squared value of 98.50% indicates that the model explains most of the variation in poverty levels, while the remaining variation is explained by other factors outside the research model. These findings highlight the importance of improving the quality of human development in supporting poverty alleviation efforts in North Sumatra Province. Therefore, local governments need to strengthen policies that support improvements in education quality, healthcare, and living standards, while ensuring that capital expenditure allocations and economic growth generate more equitable benefits for the community.