Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN RETRIBUSI PELAYANAN PASAR SANGKUMPAL BONANG KOTA PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2013-2015 Muhammad Yusuf Harahap; Baskoro Wicaksono
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 3, No 2: WISUDA OKTOBER 2016
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

research present describe the implementation of Sangkumpal Bonang markets retribution policy in Padangsidimpuan City in 2013-2015. In region autonom, the Regency Government have a authority to increase of regency saving by market retributions. In Padangsidimpuan City market retributions have based on district regulation Number 4 in 2010 about retributions of public services.The research use the methode are qualitative methodes that analyze problem research by describe the subject and object conditions based on real fact. This research use location in Padangsidimpuan city and researcher collect data from books, government regulation, jurnal, mass media, website and deep interview with informan likes Head of coperation, Economic creative, industry, trade and market of Padangsidimpuan, Head of Unit Retribution Marekt, Head of section Market, staff of retribution and seller in Sangkumpal Bonang Markets.The conclution of this research are the implementation of Sangkumpal Bonang markets retribution policy in Padangsidimpuan City have done since 2009 and it’s not optimally. Some factos cause low of socialization about regulation market retributions, low of staff quantity and intensif for staff retribution, low of controlling from coperation, Economic creative, industry, trade and market of Padangsidimpuan agency, low of attention seller to pay the market retributions and, so many illegal seller in Sangkumpal Bonang that not payed the retributions.Keywords: implementation, policy, retributions and market.
Pendampingan Manajemen Usaha Wisata Bahari di Desa Percut Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Azizul Kholis; Tauada Silalahi; Nasirwan; Muhammad Yusuf Harahap
ABDI SABHA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 4 No. 3 (2023): Oktober
Publisher : CERED Indonesia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/jas.v4i3.977

Abstract

Kegiatan PKM ini diarahkan kepada penguatan Pariwisata lokal berbasis desa dengan menjalankan 3 (tiga) misi sekaligus yaitu Pendidikan Sesuai Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka Perguruan Tinggi Kemendikbud, Perekonomian dengan Program Desa Wisata Kemendes dan Pelestarian Hutan Mangrove sesuai program Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup. Dalam rangka meningkatkan kualitas dan pelayanan wisata bahari, maka sangat perlu adanya peningkatan pengetahuan dan pembinaan yang intensif terhadap mitra, maka tahap awal yang dilakukan tim adalah memberikan pelatihan mengenai keselamatan kerja, sistem bisnis dan sistem promosi terhadap mitra. Hal ini sangat perlu untuk ditingkatkan agar masyarakat lokal Wisata bahari dapat terus mengembangkan potensi-potensi sumber daya yang ada dan menambah keterampilan masyarakat untuk menghadapi pariwisata era baru. Selanjutnya tim memberikan Pelatihan dan sosialisasi untuk pencatatan keuangan dan pemanfaatan media social untuk promosi. Langkah pertama tim membuatkan akun bisnis dibeberapa sosial media seperti Facebook, Instagram dan media sosial lainnya. Kemudian membuatkan WEB agar para wisatawan dapat lebih mengetahui tentang Wisata Bahari. Langkah selanjutnya adalah pendampingan terhadap mitra untuk membuat postingan semenarik dan sesering mungkin disertai dengan detail keterangan produk seperti khasiat agar konsumen lebih tertarik terhadap produk yang dijual.
Moodle-based Harmonization Learning Materials Development: Improving Learning Outcomes Office Management Automation Skills Muhammad Yusuf; Thamrin Thamrin; Saidun Hutasuhut
Randwick International of Education and Linguistics Science Journal Vol. 5 No. 1 (2024): RIELS Journal, March
Publisher : RIRAI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47175/rielsj.v5i1.906

Abstract

The qualification of the teaching material coordination developed using Moodle media and the effectiveness of the materials developed to improve student learning outcomes. This research is developmental research. The development model used in this research is the ADDIE model. The data in this study are data on the validity of teaching materials that have been validated by material experts, media experts, and learning designers. The data collected are further analyzed descriptively to find out the effectiveness of the educational materials developed and to know the efficacy of the teaching materials tested. The results of the research show that Moodle-based coordination materials are worthy of being used to improve the learning outcomes of alignment subjects among students in the X class of OTKP Vocational Education at Swasta Bina Satria Medan. On the results of the post-test, there was an increase in the student's learning outcome by 0.033 (0.3 < g ≤ 0.7) with a moderate criterion. Furthermore, Moodle-based coordination teaching materials are effective in improving the learning outcomes of student coordination subjects. Based on the t test, the magnitude of the thitung value is 2,187, while the ttable value is 0,396. This means that the value of thitung > ttable (2,187 > 0,396), so the teaching material is declared effective.
Perkembangan Koperasi Syariah di Indonesia Edy Syahputra; Muhammad Yusuf Harahap; Noni Rozaini
AL-MUTSLA Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Al Mutsla Desember 2023
Publisher : STAIN MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jstain.v5i2.742

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai perkembangan koperasi syariah di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Meskipun jumlah koperasi syariah jauh lebih kecil dibandingkan dengan jumlah koperasi secara keseluruhan, namun jumlah koperasi syariah cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun 2018, terjadi penurunan yang signifikan dalam jumlah koperasi secara keseluruhan, sedangkan jumlah koperasi syariah justru mengalami peningkatan. Pada tahun-tahun berikutnya, meskipun jumlah koperasi secara keseluruhan mengalami peningkatan, namun jumlah koperasi syariah tetap lebih rendah dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Namun pada tahun 2021 dan 2022, jumlah koperasi syariah mengalami peningkatan yang signifikan. Dari hal ini dapat diambil kesimpulan bahwa meskipun jumlah koperasi secara keseluruhan mengalami fluktuasi dalam beberapa tahun terakhir, namun jumlah koperasi syariah cenderung terus meningkat. Hal ini mencerminkan bahwa masyarakat semakin memperhatikan dan mengapresiasi keberadaan koperasi syariah, dan permintaan terhadap koperasi syariah semakin meningkat di Indonesia.
Analysis of the Effect of Human Development Index, Poverty, and Islamic Philanthropy on Economic Growth: An Empirical Study in Aceh Province Muhammad Yusuf Harahap; Yusrizal Yusrizal; Nurma Sari; Mira Chairani; Zulfa Khairina Batubara; Susi Herawati
Brilliant International Journal Of Management And Tourism Vol. 5 No. 2 (2025): : Brilliant International Journal Of Management And Tourism
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/bijmt.v5i2.4732

Abstract

Inclusive economic growth is a key priority in regional development, particularly in areas that adopt an Islamic economic system, such as the City of Banda Aceh. However, challenges such as persistent poverty and the suboptimal utilisation of Islamic philanthropy continue to hinder the strengthening of regional economic performance. This study aims to examine the effects of the Human Development Index (HDI), poverty rate, and zakat/infaq/sedekah (ZIS) on the economic growth of Banda Aceh from 2015 to 2024. A quantitative approach was employed, using a time series linear regression model. Secondary data were obtained from the Central Bureau of Statistics (BPS), Baitul Mal Aceh, and other official sources. The findings reveal that HDI has a positive and statistically significant effect on economic growth. In contrast, poverty and ZIS do not have a significant individual impact. Nevertheless, the model demonstrates strong explanatory power, with a significance level of 0.002. These results suggest that improving human capital through HDI is a critical driver of economic growth. Accordingly, development policies in Banda Aceh should prioritise investment in education and health sectors, alongside the expansion of productive zakat programmes, to foster sustainable economic growth rooted in Islamic values.
Perilaku Konsumsi dalam Perspektif Ekonomi Islam: Telaah Terhadap Prinsip Maslahah Yusrizal; Muhammad Yusuf Harahap; Rambe, M. Faiz Azhar; Siti Hajar Bahzar; Zakiah Rahmi Siagian
Jurnal Penelitian Ekonomi Akuntansi Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jensi.v9i2.13922

Abstract

This article aims to examine consumption behavior from an Islamic economic perspective, focusing on the principle of maslahah as the normative basis for consumption. The research method used is qualitative research through a literature study approach by examining books, scientific journals, and relevant literature related to consumption, Islamic economics, and maqāṣid al-syarī‘ah. The results of the study show that consumption in Islamic economics is not only directed at fulfilling material needs, but must also meet the criteria of maslahah, namely being carried out proportionally, avoiding harm, being oriented towards collective welfare, and being in harmony with the objectives of sharia in protecting religion, life, reason, offspring, and property. However, in empirical reality, the consumption behavior of Muslim communities is still largely influenced by global consumerist culture and social status symbols, resulting in a gap between normative principles and actual practice. Therefore, strengthening the internalization of maslahah values in consumption behavior is important in order to achieve fair and sustainable welfare. This study is not supported by empirical data or field surveys to directly test the level of internalization of the principle of maslahah in the real consumption patterns of Muslim communities. Further empirical research is needed to quantitatively measure the normative-practical gap. In addition, internalizing these values requires concrete efforts through educational curricula, Islamic financial literacy campaigns, and synergistic public policies that encourage moderate and equitable consumption behavior.
PENGARUH INDEKS PEMBERDAYAAN GENDER, UPAH MINIMUM DAN PDRB PER KAPITA TERHADAP TINGKAT PARTISIPASI ANGKATAN KERJA DI PROVINSI SUMATERA UTARA Julio Rikky Supriadi Pasaribu; Muhammad Yusuf Harahap
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 13 No. 4 (2026): 2026 April
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v13i4.883

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Indeks Pemberdayaan Gender (IDG), Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita terhadap Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) di Provinsi Sumatera Utara periode 2017-2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data panel yang mencakup 33 kabupaten/kota selama delapan tahun pengamatan. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel. Pemilihan model dilakukan melalui Uji Chow dan Uji Hausman, yang menunjukkan bahwa Fixed Effect Model (FEM) merupakan model estimasi paling tepat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial IDG berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap TPAK, sehingga peningkatan indikator pemberdayaan gender belum mampu mendorong partisipasi kerja secara nyata. UMK juga berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap TPAK menunjukkan bahwa kebijakan upah minimum belum menjadi faktor utama dalam keputusan masyarakat memasuki pasar kerja. Variable PDRB per kapita berpengaruh positif dan signifikan terhadap TPAK, artinya pertumbuhan ekonomi daerah mampu memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan partisipasi angkatan kerja. Secara simultan, IDG, UMK, dan PDRB per kapita berpengaruh signifikan terhadap TPAK. Nilai Adjusted R-squared sebesar 0,746904 menunjukkan bahwa 74,69 persen variasi TPAK dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen dalam model dan sisanya dipengaruhi faktor lain di luar penelitian.
Peran Inflasi dan Pengangguran Dalam Menentukan Pertumbuhan Ekonomi Mawar Lestari Br Hutagaol; Anggun Paulina Manik; Yuliana Sari Angkat; Aliska Putri Simatupang; Dian Eka Zahra; Muhammad Yusuf Harahap
Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol. 4 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v4i1.8393

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis dampak inflasi dan tingkat pengangguran terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia selama periode 2015–2024. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif menggunakan data sekunder dari BPS dan Bank Indonesia serta analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi yang stabil dan rendah cenderung mendukung pertumbuhan ekonomi, sementara inflasi yang tinggi dapat menghalangi pertumbuhan. Pengangguran berdampak buruk pada pertumbuhan ekonomi, di mana kenaikan pengangguran mengurangi hasil ekonomi. Secara umum, kestabilan inflasi dan penurunan tingkat pengangguran memiliki peran krusial dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.
Pengaruh Pengangguran dan Upah Minimum Provinsi (UMP) terhadap Kemiskinan di Provinsi Sumatera Utara: Penelitian Yesi Veronika Simarmata; Pani Iglesia Marsyauli Simamora; Feny Amelia Sinaga; Diana Winata Lumban Gaol; Agustin Olivia Simamora; Muhammad Yusuf Harahap
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.7208

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengangguran dan UMP terhadap kemiskinan di Provinsi Sumatera Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder time series periode 2008–2025 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial pengangguran berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kemiskinan dengan nilai probabilitas sebesar 0,2464. Sementara itu, UMP berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan dengan nilai probabilitas sebesar 0,0004. Secara simultan, pengangguran dan UMP berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan dengan nilai Prob(F-statistic) sebesar 0,000008. Nilai Adjusted R-Squared sebesar 0,762930 menunjukkan bahwa 76,29% variasi kemiskinan dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kebijakan upah minimum yang efektif serta penguatan kualitas pasar tenaga kerja menjadi strategi penting dalam upaya pengentasan kemiskinan di Provinsi Sumatera Utara.
Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia dan Pengangguran terhadap Jumlah Penduduk Miskin di Sumatera Utara: Penelitian Jemelly Prisya Simanjuntak; Adel Syesaria Agustin Daole; Siti Khofifah Hanif; Laurent Damai Yanti Silaban; Muammar El Zaidan; Yendita Pakpahan; Muhammad Yusuf Harahap
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.7211

Abstract

Masalah Kemiskinan di Provinsi Sumatera Utara merupakan tantangan yang besar dan terus berubah-ubah. Hal tersebut dipengaruhi oleh kualitas sumber daya manusia dan ketersediaan lapangan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) terhadap Jumlah Penduduk Miskin (JPM) di Provinsi Sumatera Utara, baik secara Parsial maupun Simultan. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda berbasis estimasi Ordinary Least Squares (OLS). Data yang digunakan merupakan data sekunder time series periode 2007-2024 (18 observasi) yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Jumlah Penduduk Miskin (JPM) dengan nilai t-statistik -2,323584 dan signifikansi 0,0346, membuktikan bahwa peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan standar hidup masyarakat, terhadap Jumlah Penduduk Miskin akan berkurang. Sebaliknya, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Jumlah Penduduk Miskin (JPM) nilai t-statistik 5,163799 dan signifikansi 0,0001. Artinya, jika pengangguran meningkat, maka jumlah penduduk miskin juga akan langsung bertambah, karena tidak adanya penghasilan. Secara Simultan, IPM dan TPT terbukti berpengaruh signifikan terhadap JPM dengan nilai probabilitas F-statistik sebesar 0,000036 serta nilai Adjusted R-squared sebesar 74,46%, sedangkan sisanya 28,94% dipengaruhi oleh faktor lain. Kesimpulan penelitian ini adalah Pemerintah Daerah Sumatera Utara perlu fokus dalam meningkatkan kualitas keterampilan masyarakat sekaligus membuka lebih banyak lapangan kerja sehingga kemiskinan dapat teratasi.