Sektor pariwisata berbasis komunitas di berbagai wilayah kepulauan Indonesia, seperti Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi, memiliki potensi yang sangat besar, namun seringkali terhambat oleh jangkauan pemasaran yang terbatas dan penggunaan teknologi digital yang kurang optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelola destinasi wisata dalam memanfaatkan media sosial dan menghasilkan konten kreatif sebagai alat branding pariwisata yang efektif di empat wilayah strategis tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan melalui metode bimbingan teknis (bimtek), termasuk pelatihan literasi digital, lokakarya pembuatan konten visual dan audiovisual, serta bantuan langsung dengan strategi optimasi platform Instagram dan TikTok. Target audiens untuk kegiatan ini adalah kelompok penyadar pariwisata (Pokdarwis) dan usaha mikro di sekitar destinasi wisata lokal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman mitra tentang estetika media sosial (feed dan reels), teknik fotografi yang menarik, dan pengembangan kalender konten. Lebih lanjut, kegiatan ini berhasil menghasilkan sejumlah konten kreatif yang langsung diunggah, sehingga meningkatkan interaksi audiens (tingkat keterlibatan) di media sosial pariwisata di setiap wilayah.
Copyrights © 2026