Pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan serta mengoptimalkan sinkronisasi data antara Education Management Information System (EMIS) dan Pangkalan Data Ujian Madrasah (PDUM) dalam mendukung tata kelola madrasah secara digital. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan observasional (semi-action), yang menekankan pada keterlibatan partisipatif melalui tahapan diagnosis, perencanaan, aksi terbatas, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara semi-terstruktur, dokumentasi, dan diskusi partisipatif. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa meskipun EMIS dan PDUM secara konseptual terintegrasi, implementasinya belum optimal akibat ketidaksesuaian data, perbedaan waktu penginputan, serta keterbatasan teknis sistem. Selain itu, faktor sumber daya manusia turut memengaruhi kualitas pengelolaan data. Madrasah telah memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) serta mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama baik secara daring maupun luring, namun efektivitas implementasinya masih perlu ditingkatkan. Melalui pendekatan partisipatif, kegiatan ini menghasilkan solusi praktis berupa peningkatan validasi data, penggunaan checklist kontrol, dan penguatan koordinasi antar operator. Dengan demikian, optimalisasi sinkronisasi data tidak hanya bergantung pada sistem dan kebijakan, tetapi juga pada penguatan implementasi di tingkat operasional guna mewujudkan tata kelola madrasah digital yang efektif, akurat, dan akuntabel. Kata kunci: EMIS, PDUM, sinkronisasi data, tata kelola digital
Copyrights © 2026