Kartu Pokémon Charizard Base Set #4 merupakan salah satu aset koleksi dengan nilai ekonomi terbilang tinggi dan dapat di perdagangkan secara aktif pada pasar sekunder. Perubahan harga yang terjadi dari satu periode ke periode lainnya menimbulkan ketidakpastian bagi kolektor maupun investor sehingga diperlukan analisis untuk memahami pola pergerakan harga dan menghasilkan prediksi pada periode mendatang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik deret waktu harga kartu Pokémon Charizard Base Set #4 serta membangun model peramalan menggunakan metode Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA). Data penelitian yang digunakan yakni data harga bulanan dengan periode Januari 2021 hingga Mei 2026 yang diperoleh melalui proses web scraping dari situs PriceCharting. Tahapan pada penelitian ini meliputi preprocessing data, analisis deskriptif, uji stasioneritas Augmented Dickey-Fuller (ADF), proses differencing, analisis Autocorrelation Function (ACF) dan Partial Autocorrelation Function (PACF), pemodelan ARIMA, serta evaluasi model dengan menerapkan Mean Absolute Error (MAE), Root Mean Squared Error (RMSE), dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil yang didapat pada penelitian ini menunjukkan bahwa ARIMA sebagai model pilihan mampu menangkap pola historis harga kartu Pokémon Charizard dan menghasilkan prediksi harga untuk enam bulan berikutnya. Evaluasi model menghasilkan nilai MAE sebesar 52,42, RMSE sebesar 72,17, dan MAPE sebesar 15,86%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa metode ARIMA dapat digunakan untuk melakukan peramalan harga aset koleksi, meskipun tingkat akurasinya masih dipengaruhi oleh karakteristik pasar koleksi yang dinamis dan adanya faktor eksternal yang dapat mempengaruhi data historis harga.
Copyrights © 2026