Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketersediaan dan kelayakan sarana serta prasarana pembelajaran berdasarkan Standar Nasional Pendidikan (SNP) di SD Negeri Inpres Waroki Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, serta tenaga kependidikan yang terlibat dalam pengelolaan sarana dan prasarana sekolah. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sarana dan prasarana pembelajaran di SD Negeri Inpres Waroki secara umum telah tersedia, namun belum sepenuhnya memenuhi Standar Nasional Pendidikan. Beberapa fasilitas seperti ruang kelas, meja dan kursi siswa, serta media pembelajaran dasar telah tersedia dan dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Akan tetapi, masih ditemukan berbagai keterbatasan, antara lain kurangnya ruang perpustakaan yang memadai, laboratorium, sarana teknologi informasi dan komunikasi, serta fasilitas penunjang lainnya yang sesuai standar. Kondisi geografis, keterbatasan anggaran, dan akses distribusi menjadi faktor yang memengaruhi pemenuhan sarana dan prasarana sekolah. Oleh karena itu, diperlukan dukungan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan guna mendukung proses pembelajaran yang efektif dan peningkatan mutu pendidikan. Kata Kunci: sarana pembelajaran, prasarana pendidikan, Standar Nasional Pendidikan, sekolah dasar, mutu pendidikan.
Copyrights © 2026