Pada saat bertanding atlet pelajar futsal mengalami kecemasan kompetitif, sehingga mengalami penurunan pada saat passing, shooting dan dribling. Hal ini mengakibatkan atlet kesulitan untuk memenangkan pertandingan dan cenderung mengalami kecemasan kompetitif yang berlebih. Studi ini bertujuan untuk mengkaji peran Mental Toughness saat pertandingan. Penelitian ini menggunakan Metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang melibatkan 21 atlet pelajar futsal putra. Instrumen yang digunakan dalam penelitian berupa kuesioner Sport Competition Anxiety Test (SCAT) dan Sport Mental Toughness Questionnaire (SMTQ) yang diberikan satu kali kepada sampel. Setelah data diperoleh, analisis data dilakukan dengan menggunakan uji korelasi SPSS Versi 27. Studi ini menujukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara Mental Toughness dengan Competitive Anxiety performa atlet futsal pelajar. Hal ini ditunjukkan dengan besar kecemasan kompetitif sebesar 59%, yang berarti Mental Toughness dengan performa atlet memiliki hubungan yang kuat. Berdasarkan hasil penelitian studi ini menyimpulkan bahwa Mental Toughness memiliki peranan penting dalam meningkatkan performa atlet pelajar futsal. Sehingga kami menyarankan pelatih untuk lebih sering melakukan latihan mental dengan memberikan latihan yang lebih bervariatif atau sering uji coba kompetisi dan mengikuti turnamen.
Copyrights © 2026