Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran organisasi pelajar dalam membentuk modal sosial siswa di Madrasah Aliyah Negeri 2 Banyumas. Fokus penelitian meliputi proses pembentukan jaringan sosial, kepercayaan, tanggung jawab, komunikasi, kepemimpinan, dan kerja sama melalui kegiatan organisasi pelajar seperti OSIS, Pramuka, dan Rohis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dengan pembina dan siswa organisasi, serta dokumentasi berupa struktur organisasi, laporan kegiatan, dan program kerja. Data dianalisis melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa organisasi pelajar berfungsi sebagai arena produksi modal sosial melalui interaksi lintas kelas yang berlangsung secara intensif dan berulang. Kegiatan kolektif dalam organisasi membentuk jaringan sosial, solidaritas, kepercayaan, dan tanggung jawab antarsiswa melalui kerja sama dan komunikasi yang dialogis. Selain itu, pengalaman organisasi juga memperkuat kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan kerja tim siswa melalui proses learning by doing. Dukungan kelembagaan sekolah berupa fasilitas, kebijakan, dan pendampingan pembina turut memperkuat keberlangsungan proses tersebut. Dengan demikian, organisasi pelajar tidak hanya berfungsi sebagai kegiatan ekstrakurikuler, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter dan kompetensi sosial siswa.
Copyrights © 2026