Mata pelajaran Akidah Akhlak di Madrasah Ibtidaiyah (MI) memegang peranan strategis dalam pembentukan karakter dan keimanan siswa sejak dini. Namun, rendahnya hasil belajar yang kerap ditemukan di studi literatur sistematis mengindikasikan adanya celah antara tujuan pembelajaran dan praktik di kelas. Salah satu faktor yang berpotensi menjembatani kesenjangan ini adalah pemanfaatan media pembelajaran yang tepat dan variatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis konsep, penerapan, dan pengaruh media pembelajaran terhadap hasil belajar Akidah Akhlak siswa MI, sekaligus mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat implementasinya. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis dengan pendekatan analisis deskriptif-kritis terhadap berbagai penelitian relevan yang diterbitkan pada rentang tahun 2020 hingga 2025. Temuan kajian ini menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran baik yang berbasis visual, audio-visual, maupun digital secara konsisten mampu meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan capaian belajar siswa. Akan tetapi, keberhasilan implementasinya sangat dipengaruhi oleh kompetensi pedagogis guru, ketersediaan infrastruktur, serta relevansi media dengan nilai-nilai keislaman yang menjadi ruh mata pelajaran ini. Implikasi dari temuan ini adalah perlunya pengembangan profesional guru yang berkelanjutan, kolaborasi antara pemangku kebijakan dan praktisi, serta desain media yang kontekstual dan integratif. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi kontribusi nyata bagi pengembangan kualitas pembelajaran Akidah Akhlak di MI secara lebih komprehensif.Mata pelajaran Akidah Akhlak di Madrasah Ibtidaiyah (MI) memegang peranan strategis dalam pembentukan karakter dan keimanan siswa sejak dini. Namun, rendahnya hasil belajar yang kerap ditemukan di studi literatur sistematis mengindikasikan adanya celah antara tujuan pembelajaran dan praktik di kelas. Salah satu faktor yang berpotensi menjembatani kesenjangan ini adalah pemanfaatan media pembelajaran yang tepat dan variatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis konsep, penerapan, dan pengaruh media pembelajaran terhadap hasil belajar Akidah Akhlak siswa MI, sekaligus mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat implementasinya. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis dengan pendekatan analisis deskriptif-kritis terhadap berbagai penelitian relevan yang diterbitkan pada rentang tahun 2020 hingga 2025. Temuan kajian ini menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran baik yang berbasis visual, audio-visual, maupun digital secara konsisten mampu meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan capaian belajar siswa. Akan tetapi, keberhasilan implementasinya sangat dipengaruhi oleh kompetensi pedagogis guru, ketersediaan infrastruktur, serta relevansi media dengan nilai-nilai keislaman yang menjadi ruh mata pelajaran ini. Implikasi dari temuan ini adalah perlunya pengembangan profesional guru yang berkelanjutan, kolaborasi antara pemangku kebijakan dan praktisi, serta desain media yang kontekstual dan integratif. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi kontribusi nyata bagi pengembangan kualitas pembelajaran Akidah Akhlak di MI secara lebih komprehensif.
Copyrights © 2026