Procedia : Studi Kasus dan Intervensi Psikologi
Vol. 14 No. 2 (2026): Procedia : Studi Kasus dan Intervensi Psikologi

Terapi kognitif untuk meningkatkan kontrol diri siswa dengan perilaku membolos

Rizkia Hidayati (Universitas Negeri Makassar)
Roselina Dwi Hormansyah (Universitas Negeri Makassar)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2026

Abstract

This study aims to improve self-control and reduce truancy behavior in Vocational High School (SMK) students through cognitive therapy intervention. The subject of the study was an 11th-grade male student who was at risk of dropping out due to low self-control and negative peer conformity. The research method used a descriptive quantitative approach with a single case study design, with cognitive intervention therapy given in 5 sessions and focusing on cognitive restructuring techniques. The results showed a significant increase in self-control and a decrease in the frequency of truancy, from 10 times to 2 times a month. This behavioral change was driven by the success of cognitive restructuring on automatic negative thoughts and strengthening the subject's internal motivation to improve academic performance. The conclusion of this study confirms that cognitive therapy is effective in helping students regulate themselves and overcome disciplinary problems at school.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kontrol diri dan mereduksi perilaku membolos pada siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) melalui intervensi terapi kognitif. Subjek penelitian adalah seorang siswa laki-laki kelas 11 yang menghadapi risiko dikeluarkan dari sekolah (drop out) akibat kontrol diri yang rendah dan konformitas negatif teman sebaya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain studi kasus tunggal (single case study), dengan terapi intervensi kognitif diberikan sebanyak 5 sesi dan berfokus pada teknik restrukturisasi kognitif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kontrol diri yang signifikan dan penurunan frekuensi membolos, dari 10 kali menjadi 2 kali dalam sebulan. Perubahan perilaku ini didorong oleh keberhasilan restrukturisasi kognitif terhadap pikiran negatif otomatis serta penguatan motivasi internal subjek untuk memperbaiki performa akademik. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa terapi kognitif efektif dalam membantu siswa meregulasi diri dan mengatasi masalah kedisiplinan di sekolah.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

procedia

Publisher

Subject

Humanities Education Health Professions Neuroscience Social Sciences

Description

Procedia Studi Kasus dan Intervensi Psikologi (Procedia) merupakan publikasi berkala yang diterbitkan oleh Program Studi Magister Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang. Procedia terbit mulai tahun 2013, terbit 4 kali setahun pada Maret, Juni, September dan Desember dalam bentuk ...