Education Curiosity
Vol 4 No 3 (2026): Mei-Agustus 2026

Fondasi Filosofis Pendidikan Islam: Integrasi Al-Quran, Hadits, dan Pemikiran Ulama menuju Pembentukan Insan Kamil

M Yunus Abu Bakar (Universitas Islam Negeri Sunan Ampel, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia)
Rhaditya Candra Ariyanto (Universitas Islam Negeri Sunan Ampel, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia)
Senja Arfiatus Sakinah (Universitas Islam Negeri Sunan Ampel, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia)
Syifa Nuril Irbah (Universitas Islam Negeri Sunan Ampel, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia)



Article Info

Publish Date
21 Jun 2026

Abstract

Filsafat Pendidikan Islam adalah studi yang mendalam tentang esensi, tujuan, dan cara-cara dalam pendidikan yang berasal langsung dari ajaran Islam. Tujuannya adalah membentuk manusia yang sempurna, beriman, memiliki ilmu, dan berakhlak yang baik, di tengah perubahan dunia yang semakin global dan semakin sekular. Penelitian ini menemukan tiga sumber utama yang saling melengkapi: Al-Qur'an dan Hadis sebagai dasar normatif dan teologis, pemikiran para ulama dan filsuf Muslim sebagai refleksi intelektual, serta konteks sosial dan empiris sebagai penerapan yang dinamis. Al-Qur’an menyediakan prinsip ontologis manusia (QS. Al-Tin: 4) dan epistemologis ilmu (QS. Al-Alaq: 1-5; Al-Zumar: 9), sementara hadis Nabi SAW seperti "Cari ilmu, walau ke negeri Cina" memberikan contoh nyata tentang belajar seumur hidup dan inklusif. Pemikiran tokoh seperti Al-Ghazali (dalam kitab Ihya Ulumuddin) menggabungkan akal dan wahyu untuk menciptakan pendidikan yang menyeluruh, Ibn Sina merancang kurikulum yang berjalan dari tingkat sensorik hingga metafisik; Ibn Rusyd menjaga rasionalitas dalam karyanya Tahafut at-Tahafut, Ibn Miskawaih membahas etika melalui bukunya Tahdhib al-Akhlaq, serta Al-Attas menawarkan konsep islamisasi ilmu (Islam dan Sekularisme) yang sesuai dengan zaman digital. Konteks sosial, seperti perubahan pesantren di Indonesia setelah pandemi dengan penggunaan teknologi dan pendidikan yang inklusif, menerapkan konsep ini tanpa menghilangkan esensi agama Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis konten-hermeneutik terhadap teks primer seperti Al-Qur’an, Hadis, dan karya klasik, serta teks sekunder berupa studi kasus empiris. Hasilnya menunjukkan bahwa gabungan ketiga sumber tersebut membentuk sistem pendidikan Islam yang lengkap, bisa beradaptasi, serta sesuai dengan kondisi sehari-hari. Sistem ini mampu menghadapi tantangan zaman modern seperti penurunan moral dan krisis identitas.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

educurio

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Mathematics Other

Description

Jurnal EduCurio meliputi: Teori dan landasan pendidikan dan pembelajaran, Filsafat pendidikan dan pembelajaran, Teknologi pendidikan dan pembelajaran, Psikologi Pendidikan, Media pendidikan dan pembelajaran, Evaluasi pendidikan, Manajemen Pendidikan, Inovasi pendidikan dan pembelajaran, Pendidikan ...