Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tantangan dan peluang implementasi Sistem Informasi Manajemen (SIM) di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Halmahera Utara, sebuah madrasah negeri yang berada di wilayah kepulauan Provinsi Maluku Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi, yang dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa tantangan utama implementasi SIM di MAN 1 Halmahera Utara meliputi keterbatasan infrastruktur teknologi informasi dan konektivitas internet akibat kondisi geografis kepulauan, rendahnya kompetensi digital sebagian tenaga pendidik dan kependidikan, resistensi budaya kerja dari sistem manual menuju digital, keterbatasan anggaran pemeliharaan, serta belum terintegrasinya berbagai aplikasi manajemen yang digunakan. Di sisi lain, terdapat sejumlah peluang strategis, antara lain dorongan kebijakan digitalisasi dari Kementerian Agama melalui EMIS dan e-RKAM, karakter generasi muda yang lebih adaptif terhadap teknologi, potensi kemitraan dengan perguruan tinggi, serta peningkatan tuntutan transparansi dan akuntabilitas layanan pendidikan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi SIM tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan teknologi, tetapi juga dipengaruhi oleh kesiapan sumber daya manusia, dukungan kelembagaan, dan kondisi geografis madrasah. Penelitian ini merekomendasikan strategi peningkatan kapasitas SDM, penguatan infrastruktur secara bertahap, serta sinergi kebijakan lintas pemangku kepentingan agar implementasi SIM di madrasah wilayah 3T dapat berjalan optimal.
Copyrights © 2026