Anemia merupakan suatu keadaan dimana jumlah sel darah merah atau kadar hemoglobin (Hb) dalam darah lebih rendah dari nilai normal untuk kelompok berdasarkan usia dan jenis kelamin. Anemia menjadi salah satu masalah kesehatan yang dihadapi hampir semua orang dan menjadi permasalahan kesehatan global yang patut diperhatikan. Prevalensi anemia menurut perkiraan WHO pada tahun 2023 sekitar 30% wanita usia 15-49 tahun diseluruh Indonesia mengalami anemia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor prediktor kejadian anemia pada remaja putri di MTs Darul Hikmah Kajhu. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis metode cross sectional. Penelitian ini dilakukan di MTs Darul Hikmah Kajhu Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar pada bulan Februari - Maret 2026. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling dengan total sampel 38 orang. Data dikumpulkan melalui pemeriksaan kadar Hb menggunakan easy touch GCHb dan wawancara dengan kuesioner. Data univariat dianalisis secara deskriptif dan data bivariat dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil penelitian diperoleh proporsi anemia pada remaja putri sebesar (47,4%). Ada hubungan antara status gizi (p=0,000), siklus menstruasi (p=0,004, pola makan (p=0,024) dengan kejadian anemia pada remaja. Disarankan kepada petugas kesehatan dapat meningkatkan upaya promotif dengan melakukan sosialisasi atau penyuluhan untuk meningkatkan pemahaman remaja terkait pencegahan anemia.
Copyrights © 2026