Penelitian ini bertujuan menganalisis penerimaan siswa terhadap aplikasi berbasis web Classroom Management System (CMS) di SMP Pembangunan Laboratorium UNP menggunakan Technology Acceptance Model (TAM). Model ini mengintegrasikan lima konstruk secara utuh: PEOU, PU, ATU, BI, dan AU. Pendekatan kuantitatif kausal eksplanatori diterapkan dengan metode sensus melibatkan seluruh siswa aktif kelas VII sebanyak 167 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan PLS-SEM via SmartPLS 3. Hasil pengujian menunjukkan seluruh enam hipotesis diterima signifikan. PEOU berpengaruh positif terhadap PU (0,743) dan ATU (0,380). PU berpengaruh positif terhadap ATU (0,560) dan BI (0,215). Konstruk mediasi ATU menjadi pendorong krusial terhadap BI (0,615). Pada gilirannya, BI menjadi prediktor paling kuat terhadap penggunaan aktual (AU) dengan nilai koefisien jalur terbesar (0,812). Evaluasi struktural menunjukkan model ini mampu menjelaskan variabilitas penggunaan aktual aplikasi Web CMS sebesar 65,9 persen. Secara keseluruhan, model TAM lima konstruk ini terbukti andal dalam memprediksi perilaku adopsi teknologi bagi siswa baru. Pihak sekolah disarankan terus menjaga stabilitas fungsional sistem dan menyederhanakan navigasi antarmuka demi mempertahankan rutinitas akses siswa secara berkelanjutan
Copyrights © 2026