The development of Artificial Intelligence (AI) technology has brought significant changes to learning in higher education, particularly in how students acquire information and complete academic tasks. The increasing intensity of AI usage has the potential to influence students’ learning behavior. This study aims to examine the effect of AI usage on students’ learning behavior in higher education using a mixed-method approach. Quantitative data were collected through questionnaires administered to 104 students from various public and private universities in South Sulawesi using purposive sampling techniques. Meanwhile, qualitative data in the form of open-ended responses were analyzed using content analysis to identify diction patterns reflecting cognitive and affective engagement. The research instrument was tested for content validity, empirical validity, and reliability. Data were analyzed using descriptive and inferential statistics. The prerequisite test results indicated that the data did not meet the assumption of linearity; therefore, hypothesis testing was conducted using Spearman Rank correlation. The findings reveal a significant effect of AI usage on students’ learning behavior, with a significance value of 0.00 (p ≤ 0.05). In addition, variations in students’ levels of dependence on AI were identified, ranging from low to high, each having different impacts on the learning process. These results emphasize the importance of using AI wisely to support learning independence and strengthen students’ critical thinking skills. AbstrakPerkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan signifikan dalam pembelajaran di pendidikan tinggi, khususnya dalam cara mahasiswa memperoleh informasi dan menyelesaikan tugas akademik. Intensitas penggunaan AI yang semakin meningkat berpotensi memengaruhi perilaku belajar mahasiswa. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh penggunaan AI terhadap perilaku belajar mahasiswa di perguruan tinggi dengan pendekatan mixed-method. Data kuantitatif dikumpulkan melalui angket terhadap 104 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Sulawesi Selatan menggunakan teknik purposive sampling. Adapun data kualitatif berupa respons terbuka dianalisis melalui teknik analisis isi untuk mengungkap pola diksi yang mencerminkan keterlibatan kognitif dan afektif. Instrumen penelitian telah melalui uji validitas isi, validitas empiris, dan reliabilitas. Analisis dilakukan dengan statistik deskriptif serta inferensial. Hasil uji prasyarat menunjukkan bahwa data tidak memenuhi asumsi linieritas, sehingga pengujian hipotesis dilakukan menggunakan korelasi Spearman Rank. Hasil uji prasyarat menunjukkan bahwa data tidak memenuhi asumsi linieritas, sehingga pengujian hipotesis menggunakan korelasi Spearman Rank. Temuan penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan penggunaan AI terhadap perilaku belajar mahasiswa dengan nilai signifikansi 0,00 (p ≤ 0,05). Selain itu, teridentifikasi variasi tingkat ketergantungan mahasiswa terhadap AI, mulai dari rendah hingga tinggi, yang masing-masing berdampak berbeda terhadap proses belajar. Hasil ini menegaskan pentingnya pemanfaatan AI secara bijak untuk mendukung kemandirian belajar dan penguatan kemampuan berpikir kritis mahasiswa.
Copyrights © 2026